Database Server
Berikut ini adalah daftar jenis-jenis teknologi database, yang sebagian besar merupakan Relational Database Management System (RDBMS):

1. Apache Derby (sebelumnya dikenal sebagai IBM Cloudscape), merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Lazim digunakan di program Java dan untuk pemrosesan transaksi online.

2. IBM DB2,
 merupakan aplikasi pengolah database yang dikembangkan IBM secara proprietary (komersial). DB2 terbagi menjadi 3 varian, yaitu DB2 untuk Linux - Unix - Windows, DB2 untuk z/OS (mainframe), dan DB2 untuk iSeries (OS/400).

3. Firebird, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh Firebird Project. Lazim dijalankan di Linux, Windows dan berbagai varian Unix.

4. Microsoft SQL Server,
 merupakan aplikasi pengolah database yang dikembangkan oleh Microsoft dan bersifat proprietary (komersial),namun tersedia juga versi freeware-nya. Lazim digunakan di berbagai versi Microsoft Windows.

5. MySQL, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh Oracle (sebelumnya Sun dan MySQL AB). Merupakan pengolah database yang paling banyak digunakan di dunia dan lazim diterapkan untuk aplikasi web.

6. Oracle,
 merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat proprietary (komersial), dikembangkan oleh Oracle Corporation. Pengolah database ini terbagi dalam beberapa varian dengan segmen dan tujuan penggunaan yang berbeda-beda.

7. PostgreSQL atau Postgres,
 merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh PosgreSQL Global Development Group. Tersedia dalam berbagai platform sistem operasi seperti Linux, FreeBSD, Solaris, Windows, dan Mac OS.

8. SQLite, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh D. Richard Hipp. Dikenal sebagai pengolah database yang sangat kecil ukuran programnya, sehingga lazim ditanamkan di berbagai aplikasi komputer, misalnya di web browser.

9. Sybase, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat proprietary (komersial), dikembangkan oleh SAP. Ditargetkan untuk pengembangan aplikasi mobile.

10. WebDNA, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat freeware, dikembangkan oleh WebDNA Software Corporation. Didesain untuk digunakan di web.

11. Redis, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh Salvatore Sanfilippo (disponsori oleh VMware. Difungsikan untuk jaringan komputer.

12. MongoDB, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh 10gen. Tersedia untuk berbagai platform sistem operasi dan dikenal telah digunakan oleh situs Foursquare, MTV Networks, dan Craigslist.

13. CouchDB, merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Difokuskan untuk digunakan di server web.

 I.1.   IIS – Internet Information Server : ini adalah sebuah aplikasi bawaan Windows , katanya sejak Windows 98sudah ada , tapi entahlah saya mulai memakai IIS baru di Operating System XP dan mulai mengapresiasikan sejak di Windows 7 , kalau sahabat yang mempunyai Operating System Windows 7 ke atas tidak perlu repot untuk Download dan atau apalah bisa mengaktifkan IIS ini dengan mudah , walaupun kemungkinan membutuhkan NetFrameWork terinstall di Windows.




2. 2.      AMPPS- aplikasi webserver ciptaan Softaculous ini menjadikan pilihan kedua untuk dapat digunakan baik sebagai Webserver localhost ataupun di Onlinekan , kenapa saya bilang seperti ini? karena AMPPS sudah mendukung banyak pengaplikasian, Control panel yang sudah dapat diakses on Browser dan Sudah terintegrasi dengan segala pengaturan di dalamnya seperti halnya Web Panel di Hosting, AMPPs ini juga dapat langsung mengatur Domain setting dan sebagainya. Softaculous Auto installer juga sudah termasuk disini , sayangnya untuk sahabat yang ingin memanfaatkan Auto installer ini agar dapat bekerja menginstall Script yang berkaitan , diharuskan Mempunyai koneksi internet .



3. 3.      XAMPP Control Panel- ini adalah Local webserver terpolpuler di kalangan pengguna Windows , sebuah tools yang dikembangkan oleh apachefriends.com ini dari sejak jaman dahulu menjadi alat yang paling banyak digunakan oleh para ( PHP )Web Developer newbie. Xampp mempunyai keunggulan yaitu mudah dalam pengoperasian dan dapat dijalankan secara portable , walau terlihat lebih rumit dibandingkan AMPPS XAMPP menjadi sebuah pembahasan dan pemakai yang mayoritas di dunia internet ( os Windows ) dalam mengakses localhost.


4.   4..    WAMPSERVER – sama halnya seperti XAMPPpengoperasian hampir mirip tapi berbeda , untuk Wamp Server ini jauh lebih kompleks dari pada XAMPP control Panel , karena WampServer bisa dipergunakan untuk langsung mengudara atau Online .

WampServer ini juga banyak digunakan oleh para developer untuk menguji coba apakah Script yang telah dibuat sudah layak untuk mengudara, bahkan sebagian server juga menggunakan WampServer.
WampServer ini sering dipakai untuk para website developer sebagai pengapresiasi operasi nyata dari sebuah website sebelum dipublikasikan. Karena belum tentu Server Localhost yang menggunakan XAMPP telah benar benar sempurna untuk tampil Secara online , dan dengan Wamp Server ini developer dapat menerapkan dan juga bisa langsung mengudarakn website yang bersangkutan

Copyright © Tugas Postink Sekolah.
Diberdayakan oleh Blogger.